Manusia Makhluk Individual

Posted: 9 Oktober 2012 in artikelku

Coba misalkan kamu sedang foto bareng, tiga orang. Pas liat hasilnya, foto itu jadi bagus, kalau kamu bagus di situ. Sebaliknya, jika kamu jelek di foto tersebut, ya kamu bakal bilang foto itu jelek. “Cepetan! Hapus hapus hapus!” Padahal bagi temanmu, yang tentunya menurut dia dirinya bagus di foto itu, menyukai foto tersebut.

Kalau foto banyak orang, yang akan dicari gambar kita sendiri terlebih dahulu. Kan? Hayo ngaku! Enggak ngaku pun memang seperti itu adanya.

Manusia, siapapun dia, memiliki egoisme yang berbeda-beda kadarnya.

Dalam kasus-kasus ekstrim, misalkan dalam sebuah bencana alam, maka akan terlihat jelas sampai di mana egoisme tersebut bekerja. Atau tak usah jauh-jauh, ketika kita kelaparan, yang akan didahulukan adalah diri sendiri barulah kita akan bermurah hati kepada orang lain. Pada saat-saat sulit seperti itu, maka akan terlihat betul.

Hal di atas tak perlu diperdebatkan ya? 🙂 hihihi.

Makanya Rasulullah SAW memuji dan Allah memuliakan orang yg mencintai saudaranya layaknya mencintai dirinya sendiri. Melawan ego sendiri adalah hal yg sulit. Dalam twit-twit saya (Follow @arifigirisa) pernah saya membahas tentang #ego. Yang mana #ego yang lapar adalah #ego yang jahat.

Namun egoisme bukanlah sesuatu yang juga buruk. Sudah dikatakan di awal bahwa setiap manusia memilikinya dalam kadar yang berbeda-beda. Bahkan Allah telah mensinyalir tentang adanya hal itu di alquran. Hihihi.

So? Tak usah risih. Memiliki ego itu normal. Marilah kita mempelajari seninya. Follow me on twitter @arifigirisa.

Salam #Ajaib! 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s