Selamatkan Sahabatmu, Save A Person’s Life

Posted: 4 November 2012 in artikelku, catatan harian, catatan riefu
Tag:, , , , ,

“Ada aku di sini, Teman. Jangan bersedih lagi.”

Pernah suatu ketika saya menemukan hari-hari paling depresi dalam hidup saya. Harus saya akui bahwa tidak setiap hari kita bahagia. Ada-ada saja hari-hari ‘berat’ yang harus kita alami. Katakanlah waktu itu saya di-bully teman-teman saya. Dikerjai, dihina, dan seterusnya. Sejujurnya saya pernah benar-benar mengalami hal ini. Oke lanjut. 🙂 Hari itu sampai 20 kali saya gituin. Kemudia saya berkata:

“Kalau saja satu kali lagi ada orang yang menghina saya, maka saya akan menyerah.” Begitu yang ada dalam benak saya. Entahlah. What? Bunuh diri? Sempat juga sih terpikir. Waktu itu saya masih kecil. Intinya saya menyerah.

Lalu tiba-tiba pulang sekolah saya bertemu dengan seorang gadis. Kubergumam dengan lemas, “Yah.. ini dia orangnya. orang ke-21.” Ternyata gadis itu berkata lain. Dia bilang, “Eh, Rif? Hari ini kayaknya kurang ceria?  Tersenyumlah.” Katanya.

Saya mengembangkan senyum. Lalu dia berkata, “Nah.. begitu dong. Terlihat lebih segar dan.. ganteng,” Ucapnya.

Saat itu saya seperti mendapatkan suntikan energi yang mengalir dalam tubuh. Seperti.. ahhh.. menerima kekuatan baru. Senyum pun tak lepas dari wajah saya hingga pulang. Betapa teman saya itu menyelamatkan saya.

Teman, kita tidak tahu berapa banyak orang yang sakit hatinya di dunia ini. Kita tidak tahu berapa banyak teman kita yang membenci hidupnya. Tidak. Mereka menyembunyikannya. Ada kalanya orang yang terlihat biasa-biasa, ketika ditanya mereka akan mengatakan, “Tidak apa-apa.” Sebenarnya mereka sedang tersiksa hatinya. Kita tidak tahu.

Teman, kekuatanmu mendorong orang lain bisa menyelamatkan banyak orang. Berikanlah. Entah berapa banyak orang dalam posisi saya waktu itu. Entah berapa banyak orang-orang yang bahkan lebih terpuruk daripada dibully. Mungkin suami, istri, orang tua, saudara, teman kita sedang depresi tapi kita tidak merangkulnya, kita tidak mendorongnya, tidak memberikan mereka semangat, dan itu menjadi keputusan mereka yang terakhir.

Teman, selamatkanlah sahabatmu. Save a person’s life. Rangkul mereka. Bisa jadi satu ucapan kita kepada mereka dapat menyelamatkan mereka. Membangkitkan mereka dari keterpurukan.

Sudahkah kita menyelamatkan seseorang hari ini?

Salam Ajaib!

Arif Rahman Igirisa Ph.E. (Mengobrol dengan saya, Follow Twitter Saya @arifigirisa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s