Fakta-Fakta Ujian Nasional

Posted: 12 April 2015 in catatan harian
Tag:

Temanku, Ujian Nasional atau disingkat UN, kebanyakan dari teman kita yang akan mengikutinya merasa kuatir, deg-deg-an, atau bahkan takut menghadapinya. Dengan berbagai alasan mereka kemukakan untuk membenarkan perasaannya itu. Tidak sepenuhnya keliru. Tapi sebelum perasaan gelisah itu berlarut-larut, mari kita cek fakta-fakta UN berikut:

1. Seluruh soal dalam UN adalah berbentuk pilihan berganda.

Kabar baiknya, mustahil ada soal yang tidak dapat dijawab oleh peserta Ujian Nasional. Kalau tidak tahu, ya tinggal diisi aja LJUN-nya. Ya kan? 🙂 Undi dengan menyanyikan mantra ini ke LJUN: “Cap.. cip.. cup kembang kuncup, uang gocap di dompet Ucup!” eh, kena deh di pilihan kita. Mwihihihi.

2. Waktu yang diberikan adalah 120 menit.

Soal UN berjumlah 40 sampai 50 nomor, misalkan saja Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris memiliki 50 nomor, sementara Matematika 40 nomor, dengan begitu berarti kita memiliki waktu 2 – 3 menit untuk mengerjakan 1 buah soal. Oleh karenanya menejemen waktu sangat diperlukan di sini. Kan lucu kalau ada soal yang sebenarnya bisa kita kerjakan tapi tidak diselesaikan hanya karena persoalan waktu. 🙂

Tips-tips (sesat) UN.

Jangan isi sembarangan LJUN jika sudah mengalami kebuntuan dan bermain ‘tebak-tebakan’. Asumsikan bahwa jawaban soal UN menyebar secara merata. Misalkan soal matematika 40 nomor, maka kita berasumsi bahwa jawaban A ada 8 buah, B ada 8 buah, C juga 8 buah dan begitu juga untuk jawaban D dan E ada masing-masing 8 buah, sehingga totalnya 40 buah. Maka hitunglah mana jawaban yang paling sedikit, maka isilah seluruh pertanyaan yang tersisa dengan jawaban itu. Contoh: Kamu memiliki 5 nomor terakhir yang kamunya betul-betul blank (moga tidak terjadi demikian). Hitunglah jawaban A berapa nomor, B berapa nomor dan seterusnya dan lihatlah mana yang paling sedikit jumlahnya. Contoh saja jawaban D paling sedikit, maka isilah seluruh 5 soal yang ‘blank’ dengan jawaban D semua. 😀 Peluangnya minimal ada 1 jawaban yang tidak sengaja benar. :p

Ah, ingat, tips di atas hanya boleh dilakukan di saat darurat saja. Saya tidak menganjurkannya, tapi lebih menganjurkan untuk belajar dengan baik agar terisi dengan jawaban yang benar dan insyaallah kalian semua yang mengikuti UN bisa lulus. Aamiiin.

Salam Semangat.

Arif Rahman Hamid Igirisa, Ph.E.

Bagikan jika kamu suka tulisan ini ya. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s