Kejujuran, Sesuatu Yang Langka Yang Kita Dapat Pelajari Dari Bripka Seladi

Posted: 25 Mei 2016 in artikelku
Tag:, , , ,

saladi

Lagi ramai diperbincangkan di dunia internet tentang polisi yang jujur Bripka Seladi. Beliau yang tidak mau menerima suap dan sudah 12 tahun merangkap pemulung sampah untuk menambah-nambah penghasilan buat keluarga.

Namun, bukan itu yang ingin saya ceritakan. Bukan tentang siapa itu Bripka Seladi. Ini tentang kejujuran. Sekali lagi: KEJUJURAN.

Itulah nilai-nilai yang saya rasa kita sering menemuinya (bahkan bisa dikatakan wajib) di buku PPKn zaman dahulu namun kita mengalami krisis tentangnya saat ini. Sampai-sampai kita sering mendengar celoteh seperti ini:

“Wah, zaman sekarang cari orang jujur susah.”

Akrab dengan ungkapan itu?

Inilah zaman di mana mencari orang jujur itu susah, katanya. Di mana-mana perlu berhati-hati. Betul-betul krisis. Lebih khusus lagi di badan organisasi kepolisian yang (mohon maaf) di mata masyarakat ada stigma negatif. Hanya karena beberapa oknum yang (mungkin) berbuat demikian sehingga mencoreng nama baik keseluruhan kepolisian.

Nah, belakangan muncul dan lagi santer dibicarakan oleh Netizen tentang Bripka Seladi yang sedikit banyak mengubah persepsi masyarakat tentang polisi.

Ah, lagi-lagi bukan itu yang ingin saya sampaikan. Akan tetapi dalam islam, kejujuran itu merupakan suatu perbuatan terpuji. Bahkan dalam  hadits Rasulullah SAW bersabda bahwa dusta, khianat, dan tidak amanah merupakan ciri orang munafik.

Jujur sudah seharusnya menjadi bagian dari kehidupan kita. Di seluruh aspek kehidupan kita. Baik di keadaan ramai maupun sepi. Kita bisa mencontoh Bripka Seladi yang tidak mau disuap, padahal beliau adalah polisi lalu lintas.

Sifat jujur pun dapat kita temui dalam keseharian Rasulullah. Bayangkan saja, sebelum beliau menjadi Nabi, orang-orang arab telah menjuluki beliau dengan julukan “Al-Amin” yang artinya: “Yang dapat dipercaya”. Wow! Sungguh predikat yang sangat sulit didapat.

Dari Rasulullah kita bisa belajar banyak contoh teladan yang baik. Dari Bripka Seladi mungkin kita bisa melihat sedikit teladan yang sama tentang kejujuran.

Saya ingin mengutip sebuah nasihat dari seorang guru, Teman:

Wajahmu boleh menawan dan banyak orang akan mengagumimu. Tetapi jika akhlakmu menawan sepanjang masa banyak orang akan mengagumimu.

With Love.

Arif Rahman Igirisa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s